@dzaia-bs: Emang gw juga kasian Jay ngeliat anak2 jaman sekarang.. *hehehe
@amircool: Wah, jadi lo udah tau kalo 1+1 itu =2 Mir? Hebat bgt lo.. :p Ayo dong, cariin gw jawabannya. Sebnrnya udah ada sih, tapi susah Men ngertiinnya! :D
Sebnrnya gw juga udah comment di http://fajarf.wordpress.com/2007/10/02/jawaban-definisi-tuhan/#comment-1549. Terus terang, gw kurang puas sama kesimpulannya. (no hard feelings) :) N kyk yang gw tulis di comment gw itu, pernyataan ini kadang ditanggapi secara berlebihan karena bawa2 Tuhan. :p Padahal menurut gw, dari sudut pandang yang lain, masalahnya ada di konsep kemahakuasaannya (tidak secara langsung "mempermasalahkan" Tuhan). And mathematically speaking, kemahakuasaan ini adalah sebuah himpunan. Dan permasalahan ini muncul dari pendefinisian himpunan itu sendiri, bukan pendefinisian Tuhan. Dan seterusnya sehingga persoalan ini menjadi masalah yang umum dan tidak terbatas hanya pada "pemertanyaan" Tuhan dan kemahakuasaan-Nya. Atau dengan kata lain, pernyataan itu hanyalah sebuah contoh (yang menghebohkan *huhuhu) dari paradoks yang lebih umum tadi. :)
8 Comments:
ck ck ck
serumit itu kah pembuktian 1+1=2?
kok, anak TK/SD diajarin hal serumit itu ya?
6:01 AM
ck ck ck...faktanya kan 1+1 = 2, kenapa lagi harus dibuktikan?
Btw...saya pernah denger tentang pernyataanmu tentng tuhan tea... cuma lupa jawabannya :p
7:10 AM
@dzaia-bs:
Emang gw juga kasian Jay ngeliat anak2 jaman sekarang.. *hehehe
@amircool:
Wah, jadi lo udah tau kalo 1+1 itu =2 Mir? Hebat bgt lo.. :p
Ayo dong, cariin gw jawabannya. Sebnrnya udah ada sih, tapi susah Men ngertiinnya! :D
10:44 AM
hiyy,, apa itu..
wkwkwkwkwk,, gk ngerti bacanya rif
7:33 AM
Lo kira gw ngeri, Pen?
*wkwkwkwkw
8:06 AM
masalahnya pada pendefinisian Tuhan itu sendiri mas.
http://fajarf.wordpress.com/2007/09/30/definisi-tuhan/#comment-1421
-salam kenal-
10:28 AM
http://fajarf.wordpress.com/
2007/10/02/
jawaban-definisi-tuhan/
sori double posting :D
10:30 AM
Salam kenal, ridwan! Double post? Sering2 aja.. :D
Sebnrnya gw juga udah comment di http://fajarf.wordpress.com/2007/10/02/jawaban-definisi-tuhan/#comment-1549. Terus terang, gw kurang puas sama kesimpulannya. (no hard feelings) :) N kyk yang gw tulis di comment gw itu, pernyataan ini kadang ditanggapi secara berlebihan karena bawa2 Tuhan. :p Padahal menurut gw, dari sudut pandang yang lain, masalahnya ada di konsep kemahakuasaannya (tidak secara langsung "mempermasalahkan" Tuhan). And mathematically speaking, kemahakuasaan ini adalah sebuah himpunan. Dan permasalahan ini muncul dari pendefinisian himpunan itu sendiri, bukan pendefinisian Tuhan. Dan seterusnya sehingga persoalan ini menjadi masalah yang umum dan tidak terbatas hanya pada "pemertanyaan" Tuhan dan kemahakuasaan-Nya. Atau dengan kata lain, pernyataan itu hanyalah sebuah contoh (yang menghebohkan *huhuhu) dari paradoks yang lebih umum tadi. :)
Ngomong apa sih gw? :hammer:
10:09 AM
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home